Masuk

Apa Itu Likuiditas?

Adam Lienhard
Adam
Lienhard

Likuiditas mengacu pada kemudahan dan efisiensi suatu aset untuk dikonversi menjadi uang tunai tanpa mempengaruhi harga pasarnya. Aset yang sangat likuid dapat dengan cepat dan mudah diubah menjadi uang tunai, sementara aset yang kurang likuid mungkin membutuhkan lebih banyak waktu dan biaya yang lebih tinggi.

Apa itu likuiditas?

Likuiditas pasar dan likuiditas akuntansi merupakan ukuran utama likuiditas. Likuiditas pasar mengacu pada kemudahan membeli dan menjual aset di pasar yang stabil dan transparan, sementara likuiditas akuntansi mengukur berapa banyak uang tunai yang dimiliki perusahaan dan mengukur kesehatan keuangannya.

Dalam konteks perusahaan, likuiditas mengukur seberapa cepat asetnya dapat dikonversi menjadi uang tunai untuk memenuhi kewajiban utang jangka pendek. Perusahaan yang menghargai fleksibilitas jangka pendek lebih memilih untuk memiliki aset likuid.

Likuiditas memainkan peran penting pada keuangan dan investasi. Semakin likuid aset tersebut, semakin mudah mengubah menjadi uanh, sedangkan aset yang kurang likuid memerlukan lebih banyak waktu dan usaha untuk mengubahnya menjadi uang.

Uang merupakan aset paling likuid, sedangkan aset berwujud seperti real estat, seni rupa, dan barang koleksi relatif tidak likuid. Aset keuangan yang berbeda, mulai dari ekuitas hingga unit penyertaan, berada pada titik yang berbeda-beda pada spektrum likuiditas.

Kenapa likuiditas itu penting?

Likuiditas investasi tertentu penting karena menunjukkan tingkat pasokan dan permintaan sekuritas atau aset tersebut, dan seberapa cepat aset tersebut dapat dijual jika kita membutuhkan uang. Perusahaan dengan tingkat kas dan aset yang lebih tinggi yang dapat dengan mudah dikonversi menjadi kas menunjukkan posisi keuangan yang kuat, karena mereka dapat memenuhi utang dan pengeluaran mereka dan, oleh karena itu, merupakan investasi yang lebih baik.

Perusahaan dan individu harus memiliki dana yang tersedia untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka pendek mereka. Jika perusahaan atau perorangan tidak memiliki aset likuid yang cukup untuk menutupi kewajiban utang jangka pendek mereka, mereka dapat menghadapi krisis likuiditas, yang dapat menyebabkan kebangkrutan. Memiliki lebih banyak tabungan akan memudahkan perorangan untuk membayar utang mereka seperti hipotek, kredit mobil, atau tagihan kartu kredit.

Di pasar keuangan, likuiditas penting karena memastikan bahwa perdagangan dan pesanan dapat dieksekusi dengan tepat. Jika sekuritas tertentu tidak memiliki likuiditas, pasar tidak dapat melakukan perdagangan, pemegang sekuritas tidak dapat menjual aset mereka, dan pihak yang tertarik untuk berinvestasi dalam sekuritas tidak dapat membeli aset tersebut.

Kesimpulannya, likuiditas adalah konsep fundamental dalam keuangan dan investasi. Likuiditas penting untuk memenuhi kewajiban finansial, mengelola risiko, beroperasi di pasar finansial, dan merencanakan masa depan.

Ikuti kami di Telegram, Instagram, dan Facebook untuk mendapatkan kabar terbaru dari Headway.