Masuk

6 Tips untuk Menguji Toleransi Risiko Anda

Adam Lienhard
Adam
Lienhard

Beberapa trader mungkin merasa nyaman dengan tingkat risiko yang lebih tinggi, namun trader lain mungkin lebih memilih pendekatan yang lebih hati-hati. Penting untuk memahami toleransi risiko Anda sehingga Anda dapat menentukan jumlah maksimum modal yang ingin Anda pertaruhkan oada setiap transaksi. Baca panduan kami tentang menguji toleransi risiko trading Anda.

1️⃣ Buka akun demo

Salah satu strategi untuk menguji kemampuan trading Anda adalah dengan membuka akun demo yang sesuai dengan ukuran akun Anda yang sebenarnya atau akun yang akan Anda buka. Begitu Anda selesai melakukannya, Anda bisa mulai melakukan trading dengan berbagai tingkat risiko.

Untuk menentukan level risiko ideal, Anda harus menguji setiap level sekitar 25 transaksi di akun demo dan mengevaluasi bagaimana perasaan Anda. Anda tidak perlu memiliki sistem trading, tetapi disarankan agar Anda mengalami lebih banyak transaksi rugi daripada memperbaiki keuntungan alih-alih mengambil untung dari setiap transaksi. Lakukan transaksi acak dan berkonsentrasi pada sensasi kehilangan uang asli di setiap transaksi.

2️⃣ Gunakan akun real dengan jumlah uang sedikit

Uji toleransi risiko Anda dengan meletakkan uang dengan jumlah kecil ke akun yang memungkinkan Anda untuk mentransaksikan lot mikro. Dengan lot mikro, Anda bisa mendepositkan uang mulai dari $1 dan masih menanggung risiko dari setiap trade.

Penting untuk menggunakan sistem trading untuk menghasilkan uang, tetapi bukan menjadi tujuan utama Anda. Sebaliknya, fokuslah untuk menentukan tingkat risiko mana yang terbaik untuk Anda.

3️⃣ Kalkulasikan risiko per transaksi

Ketika sudah saatnya menentukan besarnya risiko untuk setiap transaksi, keputusan sepenuhnya bergantung pada Anda. Beberapa tarder menyarankan untuk tidak mengambil risiko lebih dari 2% dari modal trading Anda per trade, sementara yang lain mengatakan bahwa mengambil risiko hingga 10% adalah hal yang wajar. Namun, sebagian besar trader setuju bahwa melebihi 10% akan terlalu berisiko.

4️⃣ Diversifikasikan investasi Anda

Diversifikasi merupakan hal krusial untuk manajemen risiko yang efektif. Sebaiknya sebarkan investasi ke berbagai pasangan mata uang dan pertimbangkan kelas aset lain untuk mengurangi risiko satu peristiwa yang merusak seluruh portofolio Anda.

Buka cara baru diversifikasi dengan NOVA. Berinvestasi di real estat sekarang →

5️⃣ Kembangkan rencana manajemen risiko yang solid

Rencana ini dirancang untuk melindungi modal Anda dan mengurangi risiko potensi kerugian, sehingga Anda dapat trading dengan percaya diri dan disiplin. Rencana ini mencakup penetapan rasio risiko terhadap hasil, penggunaan Stop-Loss order, penerapan position sizing, diversifikasi trading Anda, menjaga kendali emosi, dan sering meninjau dan memodifikasi rencana Anda.

6️⃣ Gunakan strategi trading yang berbeda

Bergantung pada preferensi risiko Anda, ada beberapa strategi trading berbeda yang dapat Anda terapkan.

Jika Anda memiliki toleransi risiko rendah, Anda bisa fokus pada investasi jangka panjang. Ini melibatkan identifikasi pasangan mata uang yang stabil dan menahan posisi untuk waktu yang lama, yang memungkinkan Anda untuk menghindari fluktuasi pasar jangka pendek.

Untuk trader dengan risiko moderat, pendekatan yang seimbang sangat disarankan. Anda bisa mendiversifikasi portofolio Anda dengan berinvestasi pada campuran trade berisiko rendah dan menengah. Jika Anda seorang trader agresif dan bersedia mengambil risiko lebih tinggi, Anda dapat mengeksplorasi peluang trading jangka pendek seperti daily trading atau scalping.

Ikuti kami di Telegram, Instagram, dan Facebook untuk mendapatkan kabar terbaru dari Headway.