Masuk

4 Peralatan Teknis Terbaik untuk Trading Saham

Adam Lienhard
Adam
Lienhard

Berinvestasi pada saham merupakan jenis investasi yang populer. Analisis teknis merupakan perangkat penting untuk perdagangan yang sukses. Anda dapat menggunakan berbagai alat untuk menganalisis pasan, san yang paling penting adalah untuk menentukan titik entry dan exit untuk perdagangan. Pada artikel ini, para ahli kami akan membagikan daftar instrumen terbaik yang mereka gunakan untuk trading saham.

Support dan resistance

Level support dan resistance digunakan untuk mengidentifikasi area di mana pergerakan harga dapat berubah. Lebel support memberikan tanda pada titik di mana penurunan harga diperkirakan akan berhenti. Level resistance mengindikasikan titik di mana kenaikan harga diperkirakan akan berhenti.

Anda dapat menggunakan level-level ini untuk memanfaatkan penembusan harga dan menentukan area yang berpotensi untuk entry dan exit.

Garis tren

Garis tren merupakan alat lain yang digunakan pasa analisis teknis untuk menentukan arah pasar secara umum. Dengan menghubungkan titit tertinggi dan terendah pada grafik, sebuah garis tren mengindikasikan tren naik ataupun turun.

Kita dapat menggunakan garis tren untuk mengidentifikasi permulaan suatu tren dan melanjutkannya dengan perdagangan selama harga berjalan sesuai garis tren. Harga yang menembus garis tren dapat mengisyaratkan perubahan arah, dan trader dapat keluar dari perdagangan dengan profit yang setinggi mungkin.

Pola reversal dan berkelanjutan

Teknik yang efektif untuk menganalisis pasar terkait melibatkan penggunaan pola reversal dan berkelanjutan untuk melacak pergerakan harga. Pola reversal mengindikasikan pergantian arah pada pasar secara keseluruhan, sedangkan pola berkelanjutan mengisyaratkan bahwa tren akan berlanjut.

Pola reversal meliputi Head dan Shoulder, Head san Should terbalik, pola segitiga terbalik. Pola berkelanjutan meliputi Flag dan Pennant, channel, dan pola segitiga. Dengan menerapkan pola-pola ini pada grafik harga, Anda dapat mengidentifikasi level support dan resistance yang kritis, serta titik entry dan exit.

Indikator tren

Indikator tren dapat digunakan untuk memanfaatkan pergerakan harga yang umum dan untuk mengidentifikasi titik entry pada permulaan suatu tren. Contoh indikator tren adalah Moving Average, Indikator Bollinger Bands, dan Indikator Ichimoku.

Moving average merupakan indikator tren yang biasa digunakan yang memperhalus fluktuasi harga dan memberikan arat tren yang jelas. Indikator Bollinger Bands menggunakan Moving Average dengan garis atas san garis bawah yang mewakili deviasi standar pada pergerakan harga. Indikator Ichimoku menggunakan kombinasi dari Moving Average dan komponen-komponen lain untuk mengidentifikasi arah tren dan potensi level support dan resistance.

Indikator-indikator ini dianggap sebagai beberapa indikator terbaik untuk memperdagangkan saham yang dapat membantu melacak tren dan berdasarkan untuk jangka waktu yang panjang.

Ikuti kami di media sosial (Telegram, Instagram, Facebook) untuk dapatkan kabar terbaru dari Headway dengan cepat.